Level Life Goals



Life goals. Setiap orang umumnya punya life goals yang tak harus sama dan kecenderungannya berbeda. Tidak juga bisa komparasi life goals seseorang lebih rendah atau lebih tinggi, bukankah perjalanan hidup setiap insan beragam?

Bahkan, bisa jadi apa yang menjadi life goals si A, ternyata sudah tercapai oleh si B karena perjalanan hidupnya sudah membawanya ke titik tersebut. Tak heran, kalau seseorang baru mencapai satu titik tertentu, sebenarnya bagi sebagian lainnya itu sudah menjadi masa lalu, atau bukan lagi pencapaian baginya.

Bagi saya, berhadapan dengan banyak orang dengan berbagai level life goalsnya menjadi pelajaran sekaligus tantangan. Melihat segalanya dari "helicopter view" akan membuat perjalanan memahami perilaku manusia menjadi lebih terang dan tenang.

Contohnya, kalau ada seseorang yang baru mencapai level bekerja di perusahaan bergengsi (menurutnya), berada di zona nyaman, dan dia menikmatinya. Orang lain yang melihat akan merespons berbeda tergantung berada di level mana life goalsnya. Bagi yang belum pernah dan memang mendambakan posisi yang sama, barangkali akan meresponsnya negatif (kalau sudut pandangnya negatif). Namun bagi mereka yang sudah melewati level itu, kalau berpikirnya positif, justru akan melihat itu bukan lagi jadi life goals dirinya dan tak terusik dengan hal itu.

Level live goals juga akan menentukan bagaimana kita menerjemahkan kesuksesan, menurut saya. Juga bergantung dari sudut padang mana yang lebih dominan di kepala, positif atau negatif.

Kalau seseorang sudah pada level life goals, hidup bukan untuk dirinya, memikirkan bekal pulang, merasa kiamat makin dekat, dan hidupnya fokus berbuat kebaikan (akhlak kharimah) berharap husnul khotimah, tak ada yang salah dengan life goals ini. Tak semestinya memandangnya aneh karena memang level life goalsnya sudah berbeda, bukan lagi urusan tahta dunia.

Tak ada yang berhak merasa lebih baik untuk life goals satu dan lainnya, karena memang perjalanan hidupnya berbeda dan levelnya pun tak sama. Cukup merespons baik dan positif saja. Tenang dan tidak perlu menjadi gelisah karenanya.

Kalau merasa iri dan tidak sadar kalau perasaan itu salah, justru menurut saya ada yang salah dengan dirinya sendiri. Cukup sadari, itu bukan tujuan saya, dan itu menjadi tujuan dia, sah saja. Fokus pada life goal diri sendiri dan panggil semesta mendukungnya.

Fokus pada hari ini dan apa yang menjadi tujuan masa depan, menurut saya cara menikmati umur dan waktu. Bagi saya, bagaimana kita merespon pencapaian-pencapaian yang orang lain lakukan itu akan menentukan siapa kita sebenarnya. Bisa jadi ada yang salah dengan diri kita kalau melihat buruk pencapaian orang lain yang dijalani dengan cara baik. Pun baik dan buruk kadang bias, semua orang bisa saja punya level kebenarannya masing-masing. Kadang, merasa sedikit salah dengan apa yang kita anggap benar ada baiknya, supaya tetap menginjakkan kaki di tanah.

Pada akhirnya, ridha dan mengatasi amarah, menjadi jawabnya. Utamanya, bersyukur dengan apa yang dimiliki bukan mencari apa yang belum dimiliki. Mengenali diri dengan bertanya kepada diri sendiri menjadi langkah awalnya. Apakah saya kurang bersyukur? Apakah saya marah dengan ketentuanNya? Apakah saya punya dendam masa lalu?

Menjawabnya butuh waktu takkan bisa juga memburu waktu. Kadang cukup sadari dan sempatkan sesekali menjawab diri sendiri yang kadang diliputi ego. Bagi saya, yang penting hidup di akhir zaman saat ini adalah jalani apa yang digariskan untukmu pada level apa pun itu, dengan cara baik. Tak harus mencari riuhnya tepuk tangan dan "panggung", dengan berbagai cara yang kadang melampaui batas etika. Bagaimana berdamai dengan diri, tanpa merespons life goals "kesuksesan" orang lain dengan ketidaknyamanan, itu jadi tantangan nyata setiap harinya.

Ini pendapatku, sekaligus catatan untuk diri saya sendiri, karena tantangan itu selalu datang setiap hari.  Kamu, punya pandangan lain soal ini?



 

Menyikapi Kematian





Cara menyikapi kematian. Ide ini muncul begitu saja di kepala saat sedang mencuci piring di rumah, setelah beberapa hari dalam sebulan, menerima kabar duka dari sahabat, teman, komunitas, dan guru agama di tanah kelahiranku.

Saya berani menulis soal ini lantaran saya dan suami sudah diberikan waktu belajar yang sangat berharga dari anak semata wayang kami, yang sudah berpulang mendahului orangtuanya. Izinkan kami berbagi apa yang kami rasakan dari lubuk hati yang paling dalam.

Saya sendiri belum pernah merasakan kehilangan orangtua tapi pernah mengalami kehilangan mendalam atas berpulangnya dua anak. Rasanya barangkali akan berbeda dengan apa yang suami saya rasakan, karena dia kehilangan ibu. Rasa kehilangan semakin berat bagi kami berdua, karena awal 2019, kami kehilangan sahabat yang sangat dekat.

Rasa kehilangan takkan bisa dibandingkan. Saya tak pernah berani bilang, berpisah selamanya dengan anak semata wayang lebih menyedihkan daripada berpisah selamanya dengan orangtua atau sahabat. Kesedihan karena takdir kematian bukan untuk dibandingkan.

Anak meninggal dunia menyisakan rasa 
campur aduk yang sulit sekali dituliskan rasanya. Apalagi jika melihat perjalanan saya dan suami berjuang mendapatkan amanah anak. Namun ketika kematian datang, tiada daya, sungguh manusia selemah-lemahnya makhluk. Kalau boleh saya kilas balik, saya dan suami mengalami tiga kali momen yang sangat menggetarkan hati, menyikapi mati.

Pertama, ketika anak satu-satunya, berusia 3,5 tahun divonis kritis dan koma. Momen ini menghubungkan saya dan suami sangat terkoneksi khusus dengan Allah. Sekitar pukul tiga dini hari, kami hanya berpegangan tangan dan berdoa meminta tolong, memohon Allah kuatkan. Kami berserah mana yang terbaik menurutNya, maka kuatkan kami. Jika memang yang terbaik adalah Dahayu pulang kembali bersamamu maka aliri kekuatan sekuat-kuatnya iman, beri petunjuk ke jalan yang baik jadikan kami orang-orang yang Allah rahmati. Kalau yang terbaik adalah Dahayu kembali bersama kami dengan kondisi yang mungkin serba tidak sempurna, kami meminta Allah rahmati dengan iman.

Momen kedua adalah ketika semua selang ICU sudah dilepas dan hanya ada pompa suster masih memaksimalkan bantuan nafas ke Dayu. Saat kritis yang sebenarnya sudah tak ada kuasa manusia, saya masih berikhtiar untuk meyakinkan diri sendiri. Saya masih mencari kebenaran, apakah sebagai orangtua sudah maksimal usaha yang kami lakukan? Saya putuskan menelepon dokter syaraf Dahayu, beruntung beliau menjawab. Saya benar-benar memastikan di depan Dayu yang sudah sebenarnya mungkin sudah tidak bernyawa. Saya memastikan dokter ini memberikan pernyataannya tentang ikhtiar bersama dalam perawatan Dahayu di ruang ICU. Melalui sambungan telepon, dokter menjelaskan secara medis dan dokter hanya bilang "Sabar ya Bu". Saya tutup teleponnya dan melihat sekeliling Dahayu ditemani suami dan ayah juga adikku. 


Momen ketiga adalah ketika akhirnya saya mengikhlaskan dan mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun di hadapan Dahayu. Ketika suster sudah tidak memompakan atas perintah saya, kaku rasanya mulut untuk mengucapkan kalimat keberserahan diri. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Jelas saya menangis. Mengingat Allah dan berkali-kali minta tolong, berucap "Ya Allah ini yang terbaik menurutMu tolong kuatkan saya". 
Sungguh manusia tiada daya ketika kematian datang.

Koneksikan diri ke Tuhan hanya menjadi satu-satunya jalan tetap waras. Hanya 
Tuhan yang bisa membantu dalam kondisi terpuruk. Tuhan menjawab doa saya. DIA kuatkan saya dan suami, sampai selesai proses pemakaman. Saya dikuatkan memangku jenazah sepanjang perjalanan dari RS ke rumah duka. Kami dikuatkan memandikan jenazah dipandu ahlinya. Suami dikuatkan menggendong jenazah dari masjid ke makam. Kami dikuatkan menyaksikan hingga di liang lahat, menuntaskan urusan Dahayu di dunia. 

Kami dikuatkan Allah masih bisa menerima tamu yang datang memberikan doa duka. Sesekali senyum tipis, berapa kali pecah tangisan, tetapi kami bisa bilang kami di kuatkan dan Tuhan menjawab doa itu berhari-hari setelah pemakaman. Tuhan menjawab doa kami kami masih waras meski tak berkegiatan dua minggu lamanya.  

Jangan tanya apa rasanya ketika sendiri. Ketika datang waktu malam atau ketika sepi, tangis pecah dan tidak ada yang tahu kecuali saya suami dan Tuhan. Bahkan orangtua pun tidak tahu betapa pedihnya kami menjalani pascakematian anak. Tak perlu juga kami bagi duka kepada orang lain. Cukup isi hari dengan keluarga dan doa-doa, tak berbagi rasa. 

Tak ingin keluar rumah rasanya, cukup doa dan doa bersama keluarga. Perlahan saya dan suami putuskan keluar rumah dan melakukan perjalanan pertama ke Pandeglang. Dalam perjalanan, niat hati membeli buku bacaan mengisi pikiran. Buku sejarah nabi tentang bagaimana para nabi menghadapi masalahnya, dan buku tentang kematian tulisan Quraish Shihab, adalah dua buku yang saya beli di Rest Area menuju Pandeglang.

Meneladani nabi bagaimana sulitnya hidup dan mengalami juga menyikapi kesedihan, juga membaca buku Nikmatnya Kematian yang menggambarkan kematian bukan untuk ditakuti, menjadi bekal mengisi pikiran. Sejak itu fokus utama adalah loading pikiran dengan selalu ingat kepada Allah. 


Jangan melihat kematian sebagai sesuatu yang teramat menyedihkan dan membuat kita menjadi lupa bahwa mati sudah digariskan. Mengingatkan diri bahwa akan ada kehidupan setelah kehidupan dunia fana akan ada kehidupan di alam barzakh sebelum akhirnya nanti kita pertemukan kembali atas rahmat Allah. Hidup mati sudah menjadi siklus pasti, bukan sesuatu yang yang menakutkan.  

Saya belajar bagaimana menyikapi kematian. Sedih namun tetap waras untuk terus bersabar karena terpisah jarak yang tak bisa dijangkau manusia. Belajar bahwa kita tiada daya. Kematian semestinya menyadarkan betapa manusia ini sangat kecil tidak berdaya. 

Tak layak manusia menyombongkan diri karena sungguh tiada daya. Ketika Tuhan bilang mati lah kamu kembali lah kamu, selesai sudah, takkan ada yang bisa kita lakukan, sedikitpun. Kematian semestinya mengingatkan kita untuk merendah serendah rendahnya, berbuat sebaik-baiknya, karena pada waktunya tiba sebisa mungkin kita sibuk dalam kebaikan, meninggalkan sesuatu yang dzolim apalagi berbuat dzolim. Banyak caranya dan tetap istiqomah menjalankannya sungguh bukan perkara mudah. Hidup di akhir zaman menyulitkan kita menemukan kebenaran. Namun dengan rahmatNya, petunjuk dan cahaya akan selalu menemani perjalanan. 
Bagaimana menyikapi kematian akan membantu kita hidup lebih baik menurut saya. Siapa pun yang telah lebih dahulu berpulang, bagaimana kita menyikapinya dengan semakin bisa mendekatkan diri kepada Allah, itu membawa kebaikan. Allah penuhi janjiNya untuk yang ikhlas dan bersabar.  Bahkan, Allah berikan banyak hadiah dalam kehidupan yang sungguh di luar nalar. 


Selalu terucap dalam doa, semoga kita selalu diberikan petunjuk baik, berkumpul dalam barisan orang baik, orang-orang yang beriman kepada Allah dan kita bisa menyikapi takdirNya, dengan baik. Menyikapi kematian dengan menyerahkan segala urusan kepada Allah, lalu dikuatkanNya melanjutkan sisa hidup sambil menunggu giliran untuk pulang.

Selain itu, tiada cara lain yang lebih baik, menurut saya, untuk menyikapi kematian. 

Kopdar 100 Blogger BloggerDay 2019 Trans Studio Bandung Berlanjut di Hotel Bintang Lima



Dua hari satu malam, 100 blogger plus panitia yang seluruhnya blogger, main, belajar, makan dan bawa pulang oleh-oleh khas bandung, semua GRATIS! Kopdar blogger lintas kota ini terjadi di BloggerDay 2019, dalam rangka perayaan hari jadi keempat Bloggercrony Community (BCC). 

BCC lahir 24 Februari 2015 dibidani saya sendiri, didampingi para perawat yang selalu menjaga setia sampai kini, Anesa Nisa dan Satto Raji. Empat tahun berdiri, BCC terus berbenah dengan merombak kepengurusan, yang kini total berjumlah 12 orang. Jadi, BCC menjadi komunitas yang dirawat oleh 15 blogger termasuk founder. Mereka punya peran masing-masing, dari menjadi mentor dengan berbagai kepiawaiannya seperti kak Yayat (influencer twitter), Zata Ligouw (influencer Instagram), Suci Santy Risalah (berprestasi dengan blognya) dan Digital Talent kreatif millenials yang setia: Fawwaz Ibrahim, Akbar Muhibar, Anjar Setyoko, Bowo Susilo, Clara Agustin, Syafdiani, Nurul Dwi Larasati, Wiwid Wadmira, Djaryati. 





Vektor oleh Anjar Setyoko IG @pupil_mata 



BloggerDay selalu menjadi agenda tahunan BCC untuk silaturahim kopdar. Kami, bahkan pengurus komunitas yang sebagian terpisah jarak dan waktu, biasanya aktif online, akhirnya bisa bertemu setidaknya setahun sekali dalam perayaan hari jadi. BloggerDay menjadi ajang kumpul dan saling kenal lebih hangat dengan seluruh member BCC yang menjadi pesertanya. 

Tahun 2019 adalah tahun ketiga perayaan hari jadi BCC, untuk merayakan ulang tahun komunitas yang berusia empat. Kami mulai event tahunan ini pada 2017 dengan sponsor tunggal SoMan di Bogor. Lalu berlanjut di Jakarta pada 2018 dan akhirnya ke Bandung dengan dukungan Blogger Bandung Nchie Hannie dan Bang Aswi. Semua terjadi berkat kolaborasi. Dan ini cerita serunya! 




HARI PERTAMA 2 Maret 2019

Pagi, pukul 06:00 rombongan peserta Jabodetabek kumpul di pusat kota Jakarta kawasan Gatot Subroto. Ada kak Yayat PIC peserta mengatur segalanya dengan dukungan Blue Bird sebagai penyedia bus BIG BIRD menuju Bandung dan kembali ke Jakarta di hari kedua. Dua bus siap mengantarkan 50 peserta blogger Jabodetabek. 

Siang pukul 13:00 peserta mulai tiba di lokasi pertama perayaan BloggerDay 2019, wahana permainan terbesar di Bandung, Trans Studio Bandung siap menyambut 100++ blogger untuk BloggerDay 2019. Sebanyak 115 tiket disediakan untuk peserta dan panitia, mencoba berbagai wahana dari yang bikin merinding, deg-deg-an, sampai panas dingin pun yang menambah wawasan. Tepat pukul 14:00 tiket mulai dibagikan dan seluruh peserta bebas menjelajah Destinasi Wisata Terbaik Kota Bandung 2018 ini. 

Bagi yang belum pernah ke TSB, boleh catat ya. Jadi, salah satu indoor theme park terbesar di dunia ini terbagi menjadi 3 Zona: Zona Studio Central bertema gemerlap dunia layar lebar dengan berbagai wahana yang cukup menguji adrenalin seperti Racing Coaster, Pemburu Badai, Vertigo dan Giant Swing. Zona Lost City bertema pedalaman hutan Amazon dengan wahana Jelajah dan Pirate Ship yang bisa dinaiki mengelilingi area Trans Studio Bandung dari ketinggian. Zona Magic Corner yakni wahana Dunia Lain dan Softplay Captain Black Heart Ship. 

Yang selalu seru adalah tradisi ritual TSB. Kalau pagi pengunjung akan disambut dengan “Opening Dance” yang dilakukan oleh seluruh karyawan Trans Studio Bandung. Setelah tarian selesai, pengunjung masuk melewati karpet merah, disambut oleh para Zoo Crew dan hujan gelembung sabun serta confetti yang akan membuat mereka merasa seperti seorang artis ternama. Kemeriahan ini dilanjutkan dengan penampilan dari “Vintage Band” di depan wahana Vertigo yang membawakan lagu medley mashup dari lagu yang sedang hits. Sama seperti Opening Dance, pertunjukan Vintage Band juga merupakan penyambutan untuk pengunjung yang baru datang. Nah setiap jam 4 ada parade penuh warna-warni dan berbagai karakter juga mobil hias akan melewati sepanjang jalan di dalam studio. Pertunjukkan penutup setiap harinya ini selalu menyenangkan dan bakal jadi pengalaman tak terlupakan untuk anak-anak. 

Siapkan anggaran untuk liburan keluarga pun bareng teman juga bakal seru. Harga tiket masuk Trans Studio Bandung dibanderol dengan harga Rp. 180,000 untuk hari Senin – Kamis, Rp. 200,000 untuk hari Jumat dan Rp. 280,000 untuk hari Sabtu dan Minggu serta hari ibur nasional. Harga tersebut sudah termasuk bermain di semua wahana dan menyaksikan semua pertunjukan. Sedangkan jam operasional Trans Studio Bandung adalah jam 10.00 – 18.00 untuk hari Senin – Jumat dan jam 10.00 – 19.00 untuk akhir pekan dan hari libur nasional. Ada promo apa di TSB? http://www.transstudiobandung.com/Home/Event/Promo_TSB cek aja ya. 


Keseruan BloggerDay 2019 Day One berakhir sebelum maghrib. Puas bermain bersama sambil kopdar, tentu foto-foto dong ya, seluruh peserta dari luar kota Bandung menuju penginapan. Selanjutnya free time, seluruh peserta bebas wisata kuliner atau ingin bersantai di kamar hotel, bebas kopdar tambah akrab dan kenal satu dengan lainnya.

HARI KEDUA 3 Maret 2019



Desain grafis oleh Akbar Muhibar IG @akbarmuhibar



Pukul 08:00 panitia sudah mulai tiba di lokasi, kali ini untuk agenda berbeda di Crowne Plaza Bandung. Banyak kejutan yang tentunya sudah disiapkan panitia untuk seluruh peserta. Ya, bukan hanya hadiah untuk beberapa yang beruntung tapi seluruh peserta 100 blogger dapat kejutan spesial. Tentu saja ini semua terjadi berkat sponsor BloggerDay 2019. 

Sponsor utama: Trans Studio Bandung, Crowne Plaza Bandung, Lineation. Bloggerday 2019 di Bandung 2-3 Maret 2019 didukung oleh Blue Bird Group, Bolu Susu Lembang, Raka FM dan Sonora FM, AHRA Reflexology by Nest, Bimas Islam Kemenag RI, BloggerPreneur Bloggercrony Community, Blogger Bandung, Endeus TV dan tentu saja BCC Squad bersama para pengurus komunitas Bloggercrony Network (BCN) dan BCN Executive (pengurus harian BCC) yang bekerja keras untuk mewujudkan kopdar terbesar blogger anggota BCC. 





Tepat pukul 09:00 peserta dari Bandung dan kota lainnya berdatangan dan registrasi untuk mengikuti kegiatan hari kedua BloggerDay 2019 di hotel bintang lima di Bandung yang adalah bagian dari InterContinental Hotel Group (IHG). Sejak memasuki lobi Crowne Plaza Bandung telah terasa standar tertinggi dalam fasilitas dan layanan premium untuk memanjakan tamu bisnis modern. Begitupun memasuki ruang Lembong Crowne Plaza Bandung untuk pelaksanaan BloggerDay 2019 hari kedua. Sajian coffee break juga istimewa, sehat dengan buah dan aneka snacks gabungan makanan lokal hingga internasional. Kopi juga tersedia yang konvensional hingga menggunakan mesin kopi. Nikmat, lengkap, mewah sungguh ini rejeki berlipat ganda untuk BloggerDay 2019. 

Hotel bintang lima di pusat kota Bandung ini memiliki 270 kamar tamu eksklusif dengan 8 jenis tipe kamar Deluxe Room, Club Room, Premier Club, Junior Suite, Executive Suite, Grand Suite, Family Suite, dan Pajajaran Suite, dengan jangkauan harga mulai dari Rp.1.400.000++. Kalau berniat meeting di hotel bintang 5 di Bandung tinggal pilih room berukuran luas dengan area voyage yang nyaman seperti: Braga Ballroom, Dago Meeting Room, Pasteur Meeting Room, Lembong Meeting Room, dan Business Center. 

Lokasi Crowne Plaza Bandung juga strategis, di tengah jantung Kota Bandung, 5-10 menit dari Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Merdeka. Tamu hotel bisa menjelajah destinasi favorit di Bandung yang memadukan sejarah, hiburan, perjalanan kuliner, dan kehidupan malam di satu tempat. Namun sebenarnya tanpa perlu keluar hotel pun, tamu bisa nyaman menghabiskan waktu bersama keluarga dengan berbagai fasilitas yang memanjakan. Mulai kolam renang, pusat kebugaran 24 jam, Spa Uluwatu Bali, Mosaic All Day Dining, Connexions Lobby Lounge, Mountain View Poolside Bar, dan juga Kids Club. Untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi +62 (022) 3000 2500 atau email rsvn.bdocp@ihg.com atau website www.bandung.crowneplaza.com

Hari kedua BloggerDay 2019, seratus blogger habiskan waktu untuk menggali ilmu dan menguji keberuntungan dengan bagi-bagi hadiah dari BCC. Semua program BCC berjalan dalam sehari: BloggerHangout, BloggerCare, BloggerView, BloggerPreneur. Sesi awal setelah bagi hadiah dilanjutkan dengan BloggerCare. BCC memberikan kesempatan kepada salah satu member, Urmila, yang sedang menjalankan project sosial EUFORIA 2019. BCC mengajak blogger berdonasi sebagai bentuk peduli. Sementara untuk BloggerPreneur, BCC melibatkan blogger yang memiliki ragam usaha terlibat dalam penyediaan hadiah untuk blogger. Tentu saja BCC membeli hadiah dari BloggerPreneur namun dengan harga sangat spesial. Seperti Boneka Icon Blogger ala Ayko oleh Waya Komala, Lettering dari Winda Emak Gaoel, Snack Bucket dari Sreehandmade by Yayat & Sister, juga kontribusi dari Naturlove sabun organik dari Ruth serta coffee machine hadiah lomba blog dari Kebab Dewi Nuryanti. 




Nah, yang enggak kalah seru adalah BloggerView bersama Lineation by dr David dan BloggerHangout bersama Anwari Natari. Kedua sesi ini seperti memberikan suntikan ilmu sekaligus semangat untuk para peserta. Pulang dari ruangan Lembong Crowne Plaza Bandung, blogger mendapatkan pencerahan baik untuk spiritual diri hingga ilmu menulis.

BloggerView bersama Lineation dibawakan langsung oleh sang pemilik klinik dr. David Budi Wartono. Sesi ini membuka seluruh energi baik positif peserta untuk menghilangkan energi negatif. Mengubah cara berpikir untuk selalu positif dan bahagia menjadi cara dr David untuk mengoptimalkan potensi diri.

Berangkat dari nama DF Clinic sejak 2008, klinik ini bertransformasi menjadi Lineation Aesthetic & Health Care pada tahun 2017. Klinik bernuansa Korea ini menambah banyak layanan, mulai dari layanan kesehatan umum, gigi, apotek, fisioterapi, akupunktur, layanan kecantikan seperti skin care, botox, filler, thread lift hingga bedah plastik, layanan untuk ibu dan anak, layanan salon seperti make up, bridal dan hair treatment, medical check up lengkap, hingga layanan stress management.

Lineation Aesthetic & Health Care memiliki 6 dokter, 2 Tenaga Ahli (Fisioterapis & Akupunktur), serta beautician dan nurse untuk mendukung operasional. Lokasinya di Jl. Leumah Nendeut No.10, Sarijadi, Bandung, 5 menit dari gerbang tol Pasteur.

Menyadari cepatnya perubahan perkembangan zaman dan tingkat kesibukan yang tinggi, Lineation percaya kesehatan raga dan kecantikan tak cukup menjadi prioritas utama. Namun, kesehatan jiwa pun harus mendukung kedua aspek tersebut. Happy-Healthy-Beauty, slogan yang diusung Lineation menjadi dasar bertransformasi.

Di BloggerDay 2019, Lineation mengenalkan Stress Management dengan Access Bars kepada puluhan blogger yang mendapat giliran terapi. Jika ingin mencobanya langsung, segera ke Bandung, cari tahu layanan terpadu di Lineation Aesthetic & Health Care melalui website di www.lineation.id, instagram melalui @lineation.id, atau melalui telepon di 0812-2190-6850.

Lengkap sudah BloggerDay 2019, nikmat jiwa raga dan asah otak dengan materi pelatihan menulis bersama trainer sekaligus pengawas BCC, Anwari Natari. Bekal ilmu menulis sudah di genggaman, tinggal bagaimana mempraktikkannya di blog juga medsos. Pulang bawa banyak kesan dan oleh-oleh khas Bandung Bolu Susu Lembang sebagai kejutan, karena setiap peserta mendapatkan masing-masing dua pax. Seru! 





Semoga tahun depan berjumpa lagi dengan 100 blogger di BloggerDay 2020, hari jadi BCC ke-5. Jika Tuhan izinkan. Terima kasih BCC SQUAD Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dan Blogger Bandung! 





Penasaran Legoland Malaysia Efek Nonton The Lego Movie 2 di Jakarta




Permainan LEGO sudah sangat akrab di telinga tapi jujur saya bukan penganutnya. Beberapa kali di mal ternama di Jakarta juga pernah membangun legoland ala pusat belanja. Namun sekali lagi karena bukan peminat, saya menanggapi biasa saja. Semua berubah ketika akhirnya saya menonton The Lego Movie 2, padahal belum pernah juga menonton film pertamanya.

Nobar The Lego Movie 2 di Jakarta pada Februari 2019, sekaligus menjadi kunjungan Legoland Malaysia Resort  yang membawa kabar terbaru dari Johor Bahru. Banyak wahana baru di Legoland Malaysia Resort. Alhasil, saya merespons semua  hal baru ini dengan hati senang, sambil berharap semoga ada waktu luang dan rejeki untuk mengunjungi Legoland Johor Bahru Malaysia, dan menginap di hotel dalam kawasan Legoland.

Soal film The Lego Movie 2, tak perlu banyak cerita, silakan ke bioskop saja. Kesan yang saya dapati, menyenangkan mencoba hal baru dan betapa kreativitas tingkat tinggi yang dimiliki penggila Lego.

Film ini juga membawa pesan baik untuk keluarga. Lego bisa memisahkan kakak adik beda gender sekaligus bisa mempersatukan jika saja mau berbagi kreasi bersama. Permainan Lego juga terbukti bisa menemani perjalanan kreativitas anak sesuai siklus hidupnya, dari kecil hingga tumbuh dewasa. Alih-alih membangun dunia masing-masing, kenapa tidak membangun bersama, supaya kesempatan bermain tidak dibatasi orangtua lantaran anak-anak egois bermain sendiri bukan bersama-sama.

Loh kok saya jadi cerita film The Lego Movie 2 ya. Semoga tidak spoiler, meski ternyata di luar sana ada loh komunitas pecinta spoiler,  yang jumlahnya memang belum sebanyak mereka pembenci spoiler.




Saya hanya mau bilang, gara-gara nonton film ini saya jadi suka dengan Lego. Baru sebatas suka belum ke tahap sangat ingin memiliki. Lego itu sungguh menantang ya ternyata. Nah, tapi saya malah jadi penasaran dengan Legoland di Malaysia. Kalau permainan Lego saya bikin saya penasaran, apalagi dengan destinasi wisata keluarga dengan lebih dari 70 wahana, pertunjukan, dan atraksi, bernama Legoland Malaysia Resort.

Disebut sebagai destinasi liburan keluarga karena wahana bertemakan LEGO ini memang menyasar anak usia 2-12 tahun. Bagi orang awam seperti saya, coba saya bantu jelaskan apa sih Legoland Malaysia Resort ya.

Jadi, Legoland Malaysia Resort menyatukan Legoland Theme Park, Taman Air dan Hotel dalam satu kawasan. Destinasi wisata ini merupakan bagian dari Merlin Entertainments yang memiliki 15 atraksi di Asia termasuk Maddam Tussaud, dan 109 atraksi di seluruh dunia serta 12 hotel di lokasi hiburan di 23 negara dan 4 benua.

Masih soal Legoland Malaysia Resort, destinasi ini meraih penghargaan Innovative International Theme Park oleh Brandlaureate International  Awards Singapore pada tahun 2018. Penghargaan lain untuk Legoland Malaysia Resort adalah menjadi satu dari 10 taman hiburan terbaik di Asia.  





Dalam kunjungannya ke Indonesia, ke Jakarta tepatnya, Kurt Stocks General Manager Legoland Malaysia Resort mengapresiasi visitor dari Indonesia yang masuk dalam top 5 selama tujuh tahun terakhir. Wow! Hebat ya, Legoland Malaysia sudah menjadi destinasi wisata favorit keluarga Indonesia.

Atraksi Favorit, Pesan Tiket Wahana dan Kamar Hotel



Pada acara yang sama, Andes Wong, Marketing Manager Legoland Malaysia Resort saya tanyakan mengenai atraksi favorit orang Indonesia. Andes bilang pengunjung Indonesia, atau keluarga Indonesia sangat menyukai Ninjago dan Water Park di Legoland Malaysia Resort. Jadi kalau datang ke wahana ini pada liburan sekolah sekitar bulan Juni, siap-siap reuni dengan sesama orang Indonesia di Malaysia ya.

Menurut Andes, waktu terbaik memang Juni karena cuaca juga mendukung.  Lantaran banyak sekali atraksi permainan bertema Lego, biasanya orang Indonesia tinggal di Johor Bahru selama lima hari liburan keluarga. Tiga hari dua malam dihabiskan di hotel kawasan Legoland ini. Efektifitas jadi alasan utama supaya puas main di Legoland. Selanjutnya biasanya keluarga Indonesia mencari hotel di luar dan menjelajah Johor Bahru Malaysia baik wisata alam, kuliner, belanja maupun kebutuhan medis.

Untuk pesan tiket harga terbaiknya bisa pesan di www.legoland.my karena kata Andes, bisa ada diskon hingga 20 persen kalau booking jauh hari. Begitupun penawaran khusus harga kamar hotel  kalau pesan 60 hari sebelumnya. Harga normal Legoland Hotel Malaysia nya Rp 1,8 juta per malam untuk maksimal 5 orang termasuk 5 paket sarapan.

Rute Terbaik



Penasaran ke Legoland Malaysia? Andes menyarankan pilih rute ke Changi Singapura, lalu lanjut naik bus satu jam ke lokasi. Pilihan lainnya penerbangan ke Johor Bahru (Bandara Senai) dan Kuala Lumpur (KLIA). Dari bandara tersebut ada jalan penghubung ke lokasi. Penting dicatat, ketiga bandara ini punya penerbangan ke semua kota besar di Indonesia.

Atraksi Baru




Ini dia kabar terbarunya, Sea Life. Legoland Malaysia bakal hadirkan akuarium terbesar di Legoland dunia April 2019.

Bakal ada 50 akuarium dan wahana lainnya di lahan seluas 2,123 meterpersegi, 11 Habitat Zone, 25 Display Tank. Belum terbayang seperti apa sih, tapi coba deh imajinasikan di kepala segarnya akuarium ini sekaligus bisa jadi wahana liburan keluarga sambil edukasi keluarga tentang bawah laut.

Makin penasaran deh saya sama Legoland.

Siapa pernah ke Legoland Malaysia, boleh cerita dong supaya pemula seperti saya punya gambaran keseruannya di sana seperti apa, bagaimana biar bisa menikmati seluruh wahananya? Share yaaaa, siapa tahu ada rejeki ke Johor Bahru. Aaamiin.




Pijat Refleksi Bikin Rileks Enggak Pakai Lama

AHRA by NEST 

Fokus bekerja kejar deadline di kantor atau beredar dengan mobilitas super tinggi, ini sudah menjadi keniscayaan kekinian. Apalagi sekarang ini pekerjaan makin tinggi bergantung dengan gadget. Semua tuntutan kekinian itu bikin tubuh jadi lebih gampang kaku dan lelah, iya enggak sih? Kalau sudah begini, hak tubuh untuk rileks jadi kebutuhan banget. Pijat refleksi jadi solusi paling jitu. 

Terus ya, percaya enggak, kalau rata-rata kita itu pegang gadget lebih dari 8 jam sehari? Saya mendapati fakta ini di beberapa kelas literasi digital. Rata-rata, peserta kelas literasi digital mengaku kalau setiap harinya mengakses gadget 8 jam. Rasanya enggak pegang gadget untuk cek medsos, email, untuk pekerjaan sampai hiburan itu kok ganjil.

Nah kalau sudah begitu yang bisa kena efeknya adalah anggota tubuh, dari jari sampai punggung hingga mata semua bisa kelelahan. Anggota tubuh kita dipakai untuk menyenangkan hati lewat medsos dan gadget, pun untuk mencari nafkah darinya. 

Dulu kala, sewaktu saya masih menjadi wartawan media online, setiap hari harus menyetor artikel 10 artikel per hari. Setiap hari produksi konten, dari mulai memikirkan ide hingga eksekusi dan hasilkan karya tulisan. Untuk mengimbangi pekerjaan, saya hadiahkan diri sendiri dengan spa sebulan sekali. Pijat dan rileksasi selalu ampuh jadi cara memberikan hak tubuh untuk rileks setiap bulan selepas gajian. 


Belakangan meski sudah enggak lagi kejar target tulisan harian, ternyata mobilitas tetap tinggi dan pakai gadget cek medsos, email, pekerjaan serba online bikin badan kaku. Layanan pijat ke rumah juga makin canggih sekarang tapi saya kok ya enggak memilih itu. Bagi saya latar belakang layanan pijat refleksi dan datang ke tempat yang bikin rileks untuk pijat itu tetap jadi pilihan utama.


Doc AHRA 

Doc AHRA 

AHRA #yourhealthylifestyle Nah, awal Februari 2019 saya kenalan sama AHRA Reflexology by NEST. Saya kenal NEST Family Reflexology & Spa sejak empat tahun lalu, hingga saat ini family reflexology keluarga ini punya 16 cabang di seluruh Indonesia. 

Selain nuansa AHRA yang sejuk dengan warna hijau dan musik bikin rileks dengan gemericik air di ruang treatment, AHRA yang berasal dari bahasa sankserta bikin saya makin cinta. AHRA dalam bahasa sanksekerta artinya tempat nyaman, kalau kepanjangannya Affordable, Healthy, Relax, Ambience kata Fendy Julianto, Direktur PT Telur Emas Anugerah Mandiri (NEST & AHRA). 

AHRA berada di area pusat perbelanjaan modern dan perkantoran, dengan pelayanan dari terapis berpengalaman minimal lima tahun. Tujuan pemilihan lokasi ini memang jadi tujuan AHRA yang ingin jadi oase untuk mereka yang sibuk, rileks di tengah hiruk pikuk kota. 


Doc AHRA


Penasaran coba? Datang aja ke outlet pertamanya mumpung masih ada diskon 50% dengan aplikasi go deals Indonesia (selama masih tersedia), di AHRA Reflexology by NEST Pasaraya Blok M, LG 01 Jakarta Selatan. 

Sebaiknya reservasi dulu, supaya kebagian kamar dari 12 kamar yang tersedia dengan 17 terapis yang siap bikin rileks badan. Kalau pilihan treatment ada massage, reflexy, dry massage, dan face acupressure dengan durasi singkat hanya 45-60 menit. Harganya paling mahal Rp 200.000. Terjangkau kan? Oya konsep AHRA cashless, jadi sebaiknya top up GoPay yaa untuk pembayaran. 

Selain rileks setelah pijat, rileksasi yang lain juga dari minuman hangat dari mesin canggih berisi lemongrass, lemon atau cinnamon, pilih aja mau yang mana. Kalau saya sih suka lemongrass yang hangat dengan ada rasa jahe. 

Soal pijatan, AHRA pilih Javanese Massage, dengan penekanan di titik tertentu selayaknya refleksi dan kekuatan pijatan disesuaikan permintaan kita. Saya sewaktu mencoba perawatan tubuh AHRA minta pijatan sedang dan pas diaplikasikan ke badan. Saking rileksnya sampai tertidur beberapa saat saat pijat, semoga enggak ngorok ya. 


Doc AHRA


Minyak yang digunakan untuk pijat harum lembut tidak lengket, dibuat sendiri oleh NEST SPA, dari minyak kelapa dan zaitun. Ini penting karena namanya juga pijat cepat, tidak ada waktu mandi dan memang tidak ada fasilitas kamar mandi. Kalau ingin lebih segar bisa minta handuk panas untuk lap badan. Kalau butuh pijat sangat singkat dan praktis, pilih dry massage. Nah ini belum saya coba, nanti mau balik lagi ke AHRA. Berhubung lokasinya di mal, jadi jam buka mengikuti jam buka mal ya 09:00 – 22:00 (last order pukul 21:00). 

Apa saja promo grand opening AHRA, cek aja Instagram AHRA
Selamat menghadiahkan diri dengan rileksasi!


BCC Squad www.bloggercrony.com