Mencari Berkah Belanja Online di Dunia Halal

08.42.00 wawaraji 4 Comments


Urusan berdagang bisa membawa keberkahan bagi si penjual, juga si pembeli, jika setidaknya dua hal diperhatikan. Pertama, produknya dipastikan halal, dan cara menghasilkan produk juga cara mendapatkan termasuk cara bertransaksinya pun halal. Sertifikasi halal memang penanda paling nyata dan menyakinkan bahwa suatu produk halal, namun ada hal lain yang juga perlu diperhatikan.

Peluncuran ecommerce berbasis halal, produk asli Indonesia, Dunia Halal, membuka pandangan saya mengenai dunia halal dalam belanja online. Pada akhirnya, memang keberkahan yang ingin kita cari dalam hidup bukan? Ketika mencari berkah dan Tuhan ridha atas kita, maka semua urusan membawa manfaat dan kebaikan untuk kita.

Catatan penting saya dari peluncuran Dunia Halal adalah pernyataan Prof. Dr. KH Ahmad Satori Ismail, MA, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan DAI Indonesia dan Pakar Ekonomi Syariah. Hadir sebagai narasumber dalam peluncuran Dunia Halal, Prof Satori mengatakan membuat produk dengan cara yang halal, bisa saja menjadi tidak halal.




Artinya, produk halal pun bisa menjadi tidak halal karena berbagai faktor. Seperti cara kita membelinya atau cara transaksinya.

Dua faktor ini, produk halal dan cara transaksi memang menjadi pembeda ecommerce Dunia Halal dari PT Galaksi Dunia Halal, perusahaan Indonesia yang digerakkan tim berpengalaman di bidang teknologi informasi. Bukan hanya itu, riset enam bulan sebelum menjalankan Dunia Halal sejak tahun lalu, juga menguatkan posisi Dunia Halal dalam jajaran ecommerce Indonesia. Lebih lagi, Dunia Halal melibatkan pakar syariah dalam membuat keputusan produk maupun cara transaksinya.




Ndang Sutisna, Presiden Direktur PT Galaksi Dunia Halal/www.duniahalal.com menyebutkan ada Divisi Syariah di Dunia Halal, yang berdiskusi bahkan beradu argumen untuk membuat keputusan terkait produk dan traksaksi di Dunia Halal.

Nah, soal sertifikasi halal, kalau coba unduh aplikasi Dunia Halal, bisa dilihat barang yang dijual sekilas sama dengan ecommerce lain. Terutama bagian groceries, barangnya sama seperti yang dijual di minimarket atau hypermarket online yang ada di Indonesia. Soal kehalalal, Ndang Sutisna memastikan bahwa di Dunia Halal, tidak ada produk yang tidak mengarah pada sertifikasi halal.

Meski ada produk yang masih dalam proses sertifikasi halal, misal produk UKM, Dunia Halal masih mengakomodasi selama ada komitmen halal dari produsennya.

Dunia Halal memang menyediakan produk bermerek atau yang sudah terdaftar, dan produk UKM. Khusus produk UKM, yang jadi perhatian saya adalah daging. Dunia Halal menyadari kebutuhan makanan halal sangat penting bagi umat Islam. Jadi, untuk memastikan dagingnya halal, Dunia Halal berhubungan langsung dengan produsen daging, memastikan proses produksinya pun halal, sampai daging dijualbelikan.

Mengenai cara transaksi halal, Agung Sr, Managing Director Dunia Halal mengatakan transaksi dengan Kartu Kredit ditiadakan di Dunia Halal. Tak ada salahnya dengan Kartu Kredit, namun utang berbunga akibat pembayaran kartu kredit yang tidak disiplin, atau tertundanya pembayaran cicilan utang kartu kredit ini bisa menyebabkan transaksi belanja menjadi tidak halal.

Dengan adanya Dunia Halal yang memfasilitasi, saya jadi merasa terbantu meninggalkan segala hal yang mengarah pada ketidakhalalan, demi mendapatkan keberkahan.

Peduli Masjid
Satu catatan lagi yang juga penting dari peluncuran Dunia Halal di Jakarta, 6 September 2017 lalu adalah program untuk masjid. Melalui Dunia Halal, umat bisa mendapatkan informasi seputar masjid dan pengelola masjid pun bisa saling bertukar informasi, yang pada akhirnya berdampak positif kepada kebutuhan informasi umat.

Loyalty Program selalu jadi bagian tak terpisahkan dari produk, dalam hal ini Dunia Halal. Bagi para pengurus masjid, menurut saya, Dunia Halal memberikan solusi untuk penyediaan berbagai kebutuhan masjid, dari mulai kebersihan masjid hingga fasilitas pendukung lainnya.

Dunia Halal bukan hanya memberikan informasi mengenai kegiatan masjid, referensi masjid termasuk terkait fitur Wisata Halal. Ada beberapa program yang mengakomodasi kebutuhan masjid. Pengurus masjid bisa membeli berbagai kebutuhan rutin masjid, melalui loyalty program ini. Manfaatnya, selain mempermudah juga tersedia penawaran harga khusus.


Segera telusuri sendiri Dunia Halal dengan mengunduh aplikasinya atau boleh dengan berselancar di https://duniahalal.com/. Silakan menemukan sendiri keberkahan yang saya maksud, pastinya beberapa fitur ini paling menarik perhatian saya di Dunia Halal: Ibadah dan Wisata Halal. Selamat berselancar di Dunia Halal, bisa cari makanan/minuman halal sampai buku Islami, juga perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, Al-Quran, perlengkapan Haji dan Umrah di situs belanja halal ini, yuk intip.









Blogger BloggerCrony Community dalam peluncuran dan konferensi pers Dunia Halal di Jakarta (6/9/2017). Terima kasih Kendilima Strategic Communication, atas undangannya.










You Might Also Like

4 comments:

Eni martini mengatakan...

Alhamdullilah, senang dengan adanya duniahalal.com belanja pun jadi tenaaang

Kania Safitri mengatakan...

Pas banget ya mba sekarang belanja online udah ada yg pasti Halal di dunniahalal.com udah pasti aman dan terpecaya. Bisa belanja sambil naik gojek jg lagi hehehe...

Dede Ariyanto mengatakan...

Wah.. unik nih ada program peduli masjid juga, di e-commerce lain belum tentu halal. Bermanfaat banget buat umat. 😀👍

April Hamsa mengatakan...

Samaan Mbak Wawa saya pun tertarik paket wisata halalnya :D