Busana Muslimah MeeMaa Style, Indah Rupa dan Niatnya

13.00.00 wawaraji 10 Comments

MeeMaa Style by Chaera Lee

Bicara BUSANA MUSLIMAH begitu banyak pilihan dana gayanya. Baik model yang patuh pada aturan busana muslim sesuai syariat (tidak ketat, tidak membentuk badan, tidak transparan) aturan yang sudah disepakati bahkan diterapkan banyak desainer busana muslim ternama di Indonesia, atau model beraneka rupa yang menutup bagian tubuh kecuali wajah, tangan, kaki.

Saking banyaknya pilihan, Muslimah di Indonesia mendapatkan begitu banyak pilihan, pada akhirnya menyesuaikan selera, juga prosesnya dalam berhijab.

Saya selalu percaya berhijab adalah proses. Ada yang siap menutup seluruh tubuhnya dengan busana Muslimah model gamis/abaya aneka rupa dan warna. Ada juga yang masih menyesuaikan gaya personalnya dulu sebelum berhijab, dengan model two-pieces padu padan atasan bawahan.

Model atasan dan bawahan busana Muslimah juga beragam, ada model tunik yang menyerupai busana tradisional baju kurung, ada juga atasan yang sebenarnya juga bisa dipakai non Muslimah berhijab, namun dipadankan dengan bawahan longgar seperti rok, celana kulot yang kembali tren dengan istilah kekinian palazzo. Juga padu padan gaya dengan mengandalkan outer yang menurut saya sangat solutif untuk Muslimah, yang ingin tampil dengan gaya personal namun tetap santun menutupi bentuk tubuhnya.

Bahkan busana muslim untuk perempuan juga berkembang menjadi bagian dari fashion. Busana bukan sekadar menutupi namun divariasikan dengan kreatif, tapi tetap santun. Modest Wear kemudian menjadi istilah yang banyak dipakai para pelaku industri. Busana yang santun, tertutup, bukan hanya menjadi milik Muslimah, namun juga non-muslimah yang  nyaman berpakaian tertutup dan santun, bisa memakainya.

Saya memutuskan untuk kembali berkerudung setahun setelah melahirkan. Ya, kembali berkerudung karena pernah berkerudung atas kehendak pribadi pada masa remaja. Memilih sekolah Madrasah Tsanawiyah (SMP) dan meneruskan berkerudung hingga SMA Negeri dengan hanya segelintir siswi memakai jilbab. Lalu memutuskan membuka jilbab pada masa kuliah karena merasa tak nyaman. Keputusan kembali berkerudung sebagai bentuk syukur atas segala nikmat umur dan hidup yang Allah berikan, usai mengalami proses persalinan antara hidup dan mati. Rasanya malu, kalau tidak berusaha mendekat kepadaNYA, dengan salah satu cara dengan berkerudung/berjilbab, memakai busana muslimah.

HMC Bekasi Day 
Chaera Lee menjadi narasumber talkshow di JCC 2016 


Bertemu MeeMaa Style
Usai memutuskan berhijab, saya sebenarnya khawatir dengan gaya penampilan. Bagi saya, Muslimah harus tetap tampil indah, dan yang terpenting nyaman dengan diri sendiri. Awalnya saya terkendala dengan busana Muslimah stok di rumah yang begitu saja modelnya. Saya sempat merasa tidak percaya diri, karena koleksi belum lengkap. Saya tetap ingin tampil gaya, demi merasa nyaman dengan diri sendiri bukan untuk dipuji.  Namun, apa daya, koleksi busana yang ada tak cukup memenuhi konsep busana Muslimah versi saya. Meski begitu, niatan berhijab tentu tak  lantas pupus. Sambil terus membenahi sikap, mengumpulkan koleksi busana, dan tampil dengan gaya personal saya.

Perlahan, niatan berhijab menjadi berkah tak terduga. Satu per satu bertemu teman para pelaku usaha busana Muslimah. Dari inner kerudung, hijab, terusan, atasan, bawahan, outer semua saya dapatkan dengan kemudahan. Berkah berhijab saya sangat rasakan berkat kebaikan hati teman-teman pengusaha busana Muslimah. Alhamdulillah.

MeeMaa Style, dengan pendirinya Chaera Lee, yang adalah teman masa SMA suami, adalah salah satu sumber kebaikan itu. Sejak pertemuan tatap muka pertama di acara Hijabers Mom Community Bekasi, MeeMaa Style menjadi bagian dari gaya personal busana Muslimah ala saya.

Sebelum memahami bagaimana sejarah MeeMaa Style, saya sudah jatuh cinta dengan gaya busananya. Wajar saja rasanya, jika desainer atau pemilik brand busana membuat koleksi sesuai selera pribadi, pilihan yang sangat individual, yang kemudian dipertemukan dengan pembeli berselera sama. Itulah yang saya dapati dari MeeMaa Style. Saya suka koleksinya, terutama koleksi outer yang kekinian, potongannya mengikut tren, pilihan warna dan motif baju pun saya suka. Pada akhirnya memang pilihan berbusana kembali kepada selera. Cocok dengan selera pembuatnya, ya silakan pilih dan koleksi. Saya merasa cocok dengan model dan selera warna MeeMaa Style, seperti dusty pink, dusty purple, pink, abu, hitam, navy blue.

Koleksi MeeMaa Style di Butik Grand Galaxy City Bekasi

Soal outer, ini memang jadi andalan untuk berbusana muslim bagi perempuan. Tak terlalu pikirkan atasan bawahan basic look, cukup tambahkan outer dengan pilihan warna, motif, menyesuaikan aktivitas, penampilan bisa berubah total, lebih maksimal. Saya menemukan banyak pilihan outer di koleksi MeeMaa Style.

Koleksi MeeMaa Style di MuFFest 2016
Koleksi Outer Terbaru MeeMaa Style
Koleksi Dress MeeMaa Style yang cocok banget untuk Gala Dinner
Koleksi dress MeeMaa Style yang cocok untuk gaya kasual dan semiformal


Memilih busana Muslimah buatan Indonesia, baik padu padan atasan bawahan atau terusan, sudah saya perhitungkan sejak mengenal begitu banyak desainer Indonesia yang kreatif dengan fashion hijabnya.

MeeMaa Style adalah satu yang saya perhitungkan. Tambah bangga mengenakan koleksinya saat mengetahui Chaera Lee terpilih berpartisipasi dalam Istanbul Modest Fashion Week. Bersama teman baik di sana, Franka Soeria dan beberapa desainer kenamaan dalam negeri seperti Hannie Hananto, Najua Yanti, Chaera Lee tampilkan koleksinya di panggung mode modest wear Turki.



Saking bangganya, saya beli salah satu koleksi busana yang diperagakan di Turki, dan saat menulis ini pun saya sedang memakainya.

Koleksi busana MeeMaa Style lainnya adalah dress yang berhasil bikin saya tampil lebih maksimal saat menjadi moderator di Muslim Fashion Festival bersama brand Malaysia, Aidijuma dan Franka Soeria, juga saat menghadiri gala dinner Malaysia Fashion Week.
Bisa dibilang, 2016 adalah tahun perjalanan seru saya dengan MeeMaa Style. Saya menikmatinya, apalagi setelah mengetahui cerita detilnya dan perkembangan  bisnis Chaera Lee ini, pada 3 Desember 2016 lalu.

Peragaan Busana di Grand Opening Butik MeeMaa Style


Sabtu, 3 Desember 2016, Chaera Lee mewujudkan impiannya, yang rasanya menjadi impian banyak pelaku usaha busana, yakni membuka butik pertamanya berlokasi di kawasan bisnis premium, Rukan Sentra Bisnis A3 RSA3/017 Grand Galaxy City Bekasi.
Bagi saya, pembukaan butik MeeMaa Style lebih dari sekadar pencapaian usaha, tapi reward atas niatannya mengawali bisnis ini. Niatan mulia yang mengawali lahirnya MeeMaa Style.

Chaera Lee Bersama Suami, Anak dan Ibu


Tumbuh  dari Rasa Peduli
MeeMaa Style, nama brand fashion muslim ini sederhana idenya kalau dari segi nama. Merasa butuh menciptakan nama atas usahanya, Chaera Lee sang pemilik menciptakan nama dari panggilan anaknya ke dia sebagai ibu, mami. Lalu terwujudlah ide “mima” yang kemudian dikembangkan menjadi “MeeMaa”. Sedangkan tambahan “Style” mewakili brand fashion dan untuk membedakan karena sebelumnya sudah ada nama merek “MeeMaa”.

Sederhana namanya, sesederhana Chaera Lee mengawali usaha fashionnya. Niatan membantu orang lain mengawali MeeMaa Style. Sebelum fokus dengan merek modest wear MeeMaa Style, Chaera Lee berdagang online, menjadi reseller dari produk teman atau merek yang sudah punya nama.

Sampai suatu waktu, ibu Chaera Lee yang juga adalah pengusaha dan pendiri Vermint, mengajak Chaera Lee membantu seseorang yang tengah kesulitan dalam usahanya.
“Ada teman mama yang punya banyak anak, usaha konveksinya bangkrut, enggak ada orderan,” Chaer bercerita.

Sang ibu mengajak Chaera Lee membantu orang itu, dengan memesan jahitan. Chaera Lee mengiyakan dengan mulai menjahit rok dan luaran (outer). Pesanan rok dan luaran itu dijual dan laku. Jaringan usaha Chaera Lee juga mulai memesan jahitan rok tersebut, dan laris manis. Niatan membantu orang lain pun berbuah manis dengan banyaknya pesanan, usaha teman ibunya yang bangkrut kembali bangkit.

Perlahan tapi pasti, Chaera Lee mulai memikirkan usaha fashion dengan mereknya sendiri. Dari niatan menjahit rok membantu orang lain, setelah berproses dengan usahanya, berdirilah MeeMaa Style.

Sepanjang saya mengikuti usaha Chaera Lee, kepedulian tak pernah hilang darinya. Aktivitasnya di Hijabers Mom Community Bekasi menjadi cara lainnya untuk berbagi dengan sesama, menjalankan berbagai kegiatan sosial juga saling dukung sesama perempuan pengusaha.

Rasa peduli juga yang membuat ibu tiga anak ini selalu ingin memberikan yang terbaik untuk pelanggannya. Chaera Lee masih berupaya kerasa menyeimbangkan waktunya, antara bisnis, keluarga dan menuntaskan pendidikan tata busana.  Bahkan dia berencana kelar menuntaskan sekolah tata busana, akan melanjutkan ke sekolah bisnis fashion. Meski berasal dari keluarga pengusaha, belajar langsung dari pengalaman ibunya dan suaminya berbisnis, dan memang sejak remaja Chae sudah melatih jiwa dagangnya dengan jual makanan di sekolah, ternyata tidak membuatnya berpuas diri. Ilmu adalah bekal lain yang kini sedang dikumpulkannya, untuk semakin memantapkan bisnis fashion miliknya.

Bagi saya pribadi, terlepas Chaera Lee adalah teman baik suami, usaha yang dijalankan dengan hati apalagi diimbangi dengan rasa peduli, akan memberikan satu kenyamanan tersendiri, di hati kami, para pengguna koleksi busananya.

Chae, kutunggu koleksi lainnya dan tak sabar ingin belanja di butikmu, tak perlu ditunggu karena kuingin datang tanpa kau tahu. (WAF)



Chae bersama ibunya, dan model yang memakai koleksi busana dari fashion show di Turki



You Might Also Like

10 comments:

Kurnia amelia mengatakan...

Model baju MeeMaa selalu kekinian ��.

wawaraji mengatakan...

iyaah cocok yaah tetep santun tp gaya gituh hehehehehe....udah nambah koleksi lagi belum Mel?

Tian Lustiana mengatakan...

Keren - keren model dress nya ya, suka sama dress yang mbak wawa pake buat gala dinner

wawaraji mengatakan...

Hai teh Tian, iyaaah kalau pas ke Bekasi mampir ke butiknya, lupa diri nanti hahahaha... iya yg utk Gala Dinner gaun khusus untuk show hehehe

Zata mengatakan...

Wahhhh MeeMaa Style salah satu modest wear favorit akuuu juga mba Wawa. Keren dan nyaman dipakai. Bisa buat acara resmi sampe buat ngemol.., sukaaa...

wawaraji mengatakan...

Pake satu baju bisa buat segala acara dalam sehari ya kak Zata...

Unknown mengatakan...

Model-modelnya bagus ya mba, dan sepertinya cutting-nya pun halus.

wawaraji mengatakan...

Iyah mbak Andiyani yang keceh, aku sih suka modelnya, cutting termasuk salah satu pertimbangan pilih MeeMaa Style, favoritku itu tuh yg hitam kupakai waktu jadi moderator talkshow, koleksi yg Chae bawa ke fashion show di Turki.

Helenamantra mengatakan...

Selamat buat MeeMaa dan butik pertamanya. Desain baju muslimah mom Chae memang TOP. Berhijab tetap bisa modis dong.

wawaraji mengatakan...

maacih mbak Helena..iya dong...yg penting nyaman sih, kalau modis bikin nyaman ya lakukanlah.