Film Terbaru “The Professionals” tentang Profesionalisme di Balik Hancurnya Kepercayaan

10.00.00 wawaraji 3 Comments

PROFESIONAL, sekelompok orang dengan kompentensinya, pakar di bidangnya, bekerja profesional dengan strategi jitu untuk satu tujuan, menghancurkan sosok kuat yang sudah lebih dahulu menghancurkan kepercayaan dan harapan hidup orang lain, itulah isi film Indonesia terbaru MNC Pictures, “The Professionals”. Lalu bagaimana keseruan film ini? Usai menontonnya saya spontan berujar, “Recommended!”  Kenapa layak tonton?

Gala Premiere The Professionals 9 Desember 2016 

Saya beruntung bisa menikmati film “The Professionals” saat Gala Premiere 9 Desember 2016 di Jakarta, bersama BloggerCrony berkat undangan MNC Pictures. Sutradara film ini, Affandi Abdul Rachman berhasil menciptakan ketegangan yang berbeda. Adegan adu fisik atau senjata menciptakan ketegangan tapi bukan jadi fokus utamanya. Tapi bagaimana para profesional yang digambarkan dalam film ini menuntaskan misinya, emosi itu yang berhasil dijaga dari awal hingga film berdurasi 1,5 jam ini berakhir.

Gala Premiere The Professionals


Film action sebenarnya bukan genre yang saya minati.  Film action heist ini berhasil membuat saya gelisah di kursi bioskop yang empuk, namun saya menikmatinya sampai lampu bioskop dinyalakan tanda film sudah usai. Permainan watak dan strategi, konflik yang manusiawi terjadi dalam dunia pertemanan dan bisnis, disampaikan dengan mulus di film ini.

Dalam sesi temu media, Affandi, sutradara film ini sampaikan bahwa ini adalah film perampokan pertama di Indonesia yang lebih memberatkan pada strategi bukan semata aksi laga. Saya masih membayangkan seperti apa perampokan yang dimaksud. Kalau soal aksi laga bukan jadi titik perhatian utamanya, saya menyambut lega, karena memang kurang bisa menikmati film yang terlalu banyak adegan adu fisik. Lalu soal perampokan, saya bayangkan akan terjadi baku tembak dan pertikaian, entah apa tujuannya.

Nah tujuan dari perampokan itulah yang membuat saya mendapati pesan film ini. Sekilas sih pesannya memang tak baik, siapa pun tak akan menganggap baik balas dendam bukan? Namun kenapa sampai kalangan profesional, bekerja profesional dan mendapatkan bayaran selayaknya profesional, mau bersekutu mempertaruhkan nyawa untuk pekerjaan “perampokan” ini, itu yang menarik bagi saya.

Cerita film ini dari awal sampai akhir mengundang rasa penasaran, penonton tidak dimanjakan dengan alur dan adegan yang mudah ditebak, tapi tidak juga terlalu membuat penonton berpikir keras.

Saya sebenarnya mulai curiga dengan tokoh Nicole (Imelda Therinne) sejak awal cerita dibangun. Namun tidak kentara siasatnya sehingga tidak bisa menduga ada apa di baliknya. Dua sosok lebih kuat di film ini berhasil ditonjolkan Abi (Fachri Albar) yang sukses memerankan orang penting sebuah perusahaan besar yang hancur hidupnya, keluarganya, kariernya akibat pengkhianatan sahabatnya sendiri Reza (Arifin Putra). Arifin Putra juga piawai memainkan karakter orang sukses yang licik tak punya hati, ambisius dengan tujuannya.

Sementara komplotan Abi, orang-orang yang punya kepentingannya masing-masing dengan nasib serupa, hancur hidupnya karena satu musuh yang sama, Reza. Tokoh Cokro , ahli brankas yang gagal dengan keluarganya apik diperankan Lukman Sardi. Sampai di sini saya jadi makin yakin, Lukman Sardi lebih cocok memerankan sosok ayah atau dewasa matang apa pun perannya. Barangkali memang karena semakin banyak aktor muda bermunculan dan berbakat. Teman komplotannya, Jo (Richard Kyle) si petarung, Ferry (Cornelio Sunny) di hacker, dan Sophie (Melayu Nicole) si mata-mata juga memainkan peran yang memperkuat cerita.


Gala Premiere The Professionals


Tanpa perlu mengenalkan satu per satu tokoh film ini, saya menikmati setiap peran yang dimainkan. Bahkan banyak fakta yang terungkap di tengah bahkan di penhujung cerita. Saya memang lebih suka film yang tidak mudah ditebak ceritanya tapi bukan juga yang bikin pening kepala untuk mengartikan sebuah cerita film saat menontonnya.

Kembali ke soal pesan dari cerita film. Saya puas menonton “The Professionals” karena merasa mendapatkan insight dari film perampokan ini. Bagi saya, cerita film ini bukan hanya berkisah soal balas dendam Abi kepada Reza yang dengan culas memenjarakannya dan mengambil alih perusahaan yang dibangunnya bersama.

The Professionals, sesuai judulnya, seperti sedang berpesan, bahwa pekerjaan apa pun itu, perlu dijalankan dengan profesionalisme, jelas aturan mainnya, jelas pembagian tugasnya, jelas pembagian hasilnya, dan yang terpenting adalah menggunakan cara baik mencapai satu tujuan yang sama. Karena ketika caranya sudah tak baik, maka kehancuran akan datang. Hancurnya hubungan baik sampai hancurnya kepercayaan. Menjalankan bisnis dengan cara baik, takkan menimbulkan dendam sumber malapetaka. Saya paling suka film yang bisa memberikan saya insight, bukan pesan yang tersurat, tapi tersirat. Kalau kalau tersirat, film ini jelas bicara soal pengkhianatan dan balas dendam dengan strategi ciamik dan karakter yang kuat.



The Professionals MNC Pictures

Itu dia yang bikin saya merekomendasikan film  “The Professionals” mulai tayang hari ini 22 Desember 2016 di layar bioskop seluruh Indonesia.

Seperti apa keseruannya, ketegangannya, dan cerita lengkapnya? Selamat membeli tiket bioskop, nonton bareng bakal lebih seru, dukung terus film Indonesia! (WAF)









You Might Also Like

3 comments:

Lisna Ardhini mengatakan...

Makin banyak film Indonesia yang berbobot ya, jadi ngga melulu nonton film impor jadinya.

wawaraji mengatakan...

Iya dong, aku pendukung setia film Indonesia yang bukan esek esek dan horor enggak mutu yaaa, film drama, komedi, action banyak yang okehhhhhh. #DukungFilmIndonesia

Ayunita Aresta mengatakan...

Seru filmnya, ide cerita sama sudut gambarnya keren..